Kewajiban Pajak terhadap Pedagang Pengumpul

By | 23/10/2018

pajak terhadap pedagang pengumpulPengertian Pedagang Pengumpul / Pengepul

Pedagang pengumpul adalah badan atau orang pribadi yang mempunyai kegiatan usaha melakukan:

  • Pengumpulan hasil kehutanan, perkebunan, pertanian, peternakan, dan perikanan.
  • Penjualan hasil tersebut kepada badan usaha industri dan eksportir yang bergerak dalam sektor kehutanan, perkebunan, pertanian, peternakan, dan perikanan.

Kewajiban perpajakan terkait transaksi dengan Pedagang Pengumpul

Terhadap transaksi berupa pembelian bahan dari pedagang pengumpul, untuk keperluan industri atau eksportiir yang bergerak di sektor kehutanan, perkebunan, pertanian, peternakan, dan perikanan, maka dikenai Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22.

Siapa yang diwajibkan memungut PPh Pasal 22 atas Transaksi dengan Pedagang Pengumpul ?

Pemungut PPh Pasal 22 adalah Industri dan eksportir yang bergerak dalam sektor kehutanan, perkebunan, pertanian, peternakan, dan perikanan atas pembelian bahan-bahan dari pedagang pengumpul untuk keperluan industrinya atau ekspornya.

Tarif PPh Pasal 22 atas transaksi dengan Pedagang Pengumpul

0,25% x Harga Pembelian ( Tidak termasuk PPN ) apabila Pedagang pengumpul memiliki NPW

Pemungutan PPh Pasal 22 ini bersifat TIDAK FINAL, dan dapat diperhitungkan sebagai kredit pajak terhadap PPh terutang untuk tahun pajak yang bersangkutan. Apabila pemungutan diterapkan terhadap WP yang tidak memiliki NPWP maka tarif yang dikenakan lebih tinggi 100% daripada tarif normal atau 0,50% x Harga Pembelian ( Tidak termasuk PPN )

Pemungutan dan penyetoran PPh Pasal 22 atas transaksi dengan Pedagang Pengumpul

Pemungutan PPh Pasal 22 atas pembelian bahan-bahan dari pedagang pengumpul terutang dan dipungut pada SAAT PEMBELIAN.

Pemungutan PPh Pasal 22 dilakukan oleh Pemungut Pajak. Pemungut pajak melakukan penyetoran ke kas negara melalui kantor pos atau bank persepsi tempat pembayaran pajak dengan menggunakan Surat Setoran Pajak (SSP). Penyetoran dapat dilakukan secara kolektif paling lambat tanggal 10 bulan takwim berikutnya.
Penyetoran dilakukan dengan menggunakan:
– Kode Akun Pajak (KAP) PPh Pasal 22 : 411122
– Kode Jenis Setoran (KJS) PPh Pasal 22 : 100

Pelaporan PPh Pasal 22 atas transaksi dengan Pedagang Pengumpul

Pelaporan PPh Pasal 22 atas pembelian bahan-bahan dari pedagang pengumpul dilakukan oleh Pemungut Pajak setiap bulan kepada Kantor Pelayanan Pajak (KPP) atau Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) paling lambat 20 (dua puluh) hari setelah Masa Pajak berakhir dengan menggunakan SPT Masa PPh Pasal
22 yang dilampiri dengan:
– bukti pemungutan PPh Pasal 22, dan
– Bukti setor SSP

Contoh Perhitungan Pajak Pengumpul

PT Kopi Super adalah eksportir kopi yang telah ditunjuk oleh KPP sebagai pemungut PPh Pasal 22, melakukan transaksi sebagai berikut:

  • Tanggal 19 Otober 2018 membeli bahan olahan kopi dari PT Perkebunan Nusantara yang menjual bahan olahan kopi hasil perkebunan sendiri senilai Rp. 600 juta;
  • Tanggal 20 Oktober 2018 membeli bahan olahan kopi dari Tuan Joko, seorang pedagang besar yang membeli hasil kopi dari petani kopi di sekitar daerahnya senilai Rp. 100 juta.

Bagaimana kewajiban pemotongan atau pemungutan terkait transaksi tersebut?

PT Kopi Super melakukan pemungutan PPh Pasal 22 hanya atas transaksi dengan Tuan Joko karena PT Perkebunan Nusantara tidak termasuk dalam pengertian pedagang pengumpul.

PPh Pasal 22 yang harus dipungut oleh PT. Kopi Super adalah = 0,25% x Rp. 100 juta = Rp. 250.000,-

Kewajiban PT Kopi Super antara lain :

  • Memungut PPh Pasal 22 sebesar Rp. 250.000,- pada saat pembelian yaitu tanggal 20 Oktober 2018 dan membuat bukti pemungutan PPh Pasal 22.
  • Menyetor PPh Pasal 22 yang telah dipungut atas pembelian dari pedagang pengumpul selama bulan Oktober 2018 paling lambat tanggal 10 Nopember 2018.
  • Melaporkan pemungutan PPh Pasal 22 tersebut menggunakan SPT Masa PPh Pasal 22 Masa Pajak Oktober 2018 paling lambat tanggal 20 Nopember 2018.

Demikian semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *