NPWP sebagai Identitas dalam sistem perpajakan

By | 19/07/2017

Nomor Pokok Wajib Pajak atau lebih dikenal dengan istilah NPWP merupakan nomor identitas bagi Wajib Pajak yang terdiri dari 15 digit yang dikeluarkan oleh Direktorat Jendral Pajak, NPWP digunakan sebagai tanda pengenal bagi wajib pajak dalam sistem administrasi perpajakan.

Sekarang beberapa perusahaan dan perbankan telah menerapkan NPWP sebagai syarat wajib misalnya pada saat mengajukan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR), mengajukan pinjaman ke pihak Lembaga Keuangan dan perbankan dengan nilai plafond diatas Rp. 50.000.000,-, atau karyawan yang disyaratkan wajib memiliki NPWP oleh kebijakan perusahaan.

Advertisements

Persyaratan yang wajib disiapkan untuk membuat NPWP

Sebelum Anda mendaftarkan registrasi NPWP secara manual maupun online, sebaiknya dipersiapkan terlebih dahulu syarat-syarat utamanya antara lain:

A. Wajib Pajak orang pribadi atau Perorangan:

Untuk Wajib Pajak orang pribadi, Non Pengusaha berupa:
Copy KTP bagi Warga Negara Indonesia (WNI); atau Copy Buku Paspor atau Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) atau Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP), bagi Warga Negara Asing (WNA).

Untuk Wajib Pajak orang pribadi sebagai Pengusaha berupa:
copy KTP bagi WNI, atau copy paspor / KITAS / KITAP, bagi WNA, disertai dengan dan copy dokumen Surat Izin Usaha dan Surat Izin Domisili yang dikeluarkan oleh Lurah atau Kepala Desa.

B. Wajib Pajak Badan atau Perusahaan :

Copy akta pendirian dan perubahan terakhir atau surat keterangan penunjukan dari kantor pusat bagi bentuk usaha tetap;
Copy NPWP salah satu pengurus atau penanggung jawab badan Usaha
Copy KTP untuk WNI / Paspor / KITAS/KITAP untuk WNA Penanggung Jawab Usaha.

C. Wajib Pajak Badan Usaha Joint Operation (JO):

Copy Perjanjian Kerjasama atau Akte Pendirian sebagai bentuk usaha kerja sama operasi (Joint Operation);
Copy NPWP salah satu pengurus atau penanggung jawab badan Usaha JO
Copy KTP untuk WNI / Paspor / KITAS/KITAP untuk WNA Penanggung Jawab Usaha JO.

D. Wajib Pajak Bendahara:

Untuk Bendahara Perusahaan atau lembaga yang ditunjuk sebagai pemotong atau pemungut pajak berupa:
Copy surat penunjukan sebagai Bendahara;
Copy Kartu Tanda Penduduk.

Setelah semuannya siap langkah selanjutnya mendaftar NPWP bisa datang langsung ke Kantor Pajak terdekat atau Registrasi secara online

demikian semoga bermanfaat

3 thoughts on “NPWP sebagai Identitas dalam sistem perpajakan

  1. Bebas bayar

    Th 2007 sy mengajukan KPR, waktu itu diatas plafond 100 jt wajib punya npwp, jadi buat dah drpada gak bs punya rumah, padahal npwp berlaku seumur hidup mana harus lapor tiap tahun…salam.kenal

    Reply
  2. Pingback: Panduan lengkap daftar NPWP Online | Sobat Pajak

  3. Pingback: Pajak Penghasilan bagi Pengusaha Jasa Katering | Sobat Pajak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *