Manfaatkan PAS – Final untuk mengungkap Aset dengan Tarif Final

By | 04/12/2017


Apa itu PAS-Final ?
PAS-Final atau Pengungkapan Aset secara Sukarela dengan menggunakan tarif Final adalah prosedur yang memberikan kesempatan bagi WP untuk menyampaikan harta yang belum diungkap dalam SPH (peserta TA) maupun belum dilaporkan dalam SPT setelah berakhirnya periode Amnesti Pajak dengan syarat tertentu.

Siapa saja yang dapat memanfaatkan PAS-Final
Yang dapat memanfaatkan PAS-Final adalah:

Advertisements

  • Wajib Pajak Orang Pribadi
  • Wajib Pajak Badan
  • Wajib Pajak Tertentu (Orang Pribadi atau Badan yang memiliki peredaran usaha atau pekerjaan bebas sampai dengan Rp 4,8 miliar dan/atau karyawan dengan penghasilan sampai dengan Rp 632 juta)

Persyaratan Wajib Pajak yang dapat memanfaatkan PAS-Final

  • Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak;
  • Membayar PPh Final atas pengungkapan Harta Bersih;
  • Belum diterbitkan Surat Perintah Pemeriksaan (SP2) atas harta yang diungkapkan.

Kapan batas waktu berlakunya PAS-Final ?
PASFINAL berlaku sejak disahkan dan tidak berbatas waktu selama Ditjen Pajak belum menerbitkan Surat Perintah Pemeriksaan (SP2) Pajak sehubungan dengan ditemukannya data aset yang belum diungkapkan

Mengapa harus ikut PAS – Final ?
Dengan berakhirnya periode Pengampunan Pajak, apabila ditemukan data mengenai harta-harta yang belum dilaporkan oleh Wajib Pajak maka harta-harta tersebut dikenai Pajak Penghasilan ditambah dengan Sanksi 200% atau 2% per bulan selama maksimal 24 bulan.

Prosedur PAS-Final memberikan kesempatan kepada Wajib Pajak peserta Tax Amnesty (TA) maupun non-peserta TA untuk mengungkap harta yang belum dilaporkan saat periode Pengampunan Pajak agar terhindar dari pengenaan Sanksi Administrasi sesuai dengan UU Pengampunan Pajak.

Tata cara pengungkapan Harta Bersih :

1. Wajib Pajak datang ke Kantor Pelayanan Pajak tempat Wajib Pajak terdaftar untuk meminta penjelasan mengenai pengisian dan pemenuhan kelengkapan dokumen yang harus dilampirkan dalam SPT Masa PPh Final Pengungkapan Harta Bersih, yaitu:

  • Bukti pelunasan PPh Final atas Pengungkapan Harta Bersih (Kode Akun Pajak: 411128, Kode Jenis Setoran: 422);
  • Daftar rincian Harta dan Utang dalam bentuk softcopy dan hardcopy beserta dokumen-dokumen pendukung;
  • Daftar Utang serta dokumen pendukung;
  • Dokumen penilaian oleh instansi terkait (Direktorat Jenderal Pajak atau Kantor Jasa Penilai Publik) atas harta yang tidak terdapat pedoman penentuan nilainya;

2. Wajib Pajak melengkapi dokumen-dokumen yang akan digunakan untuk mengajukan PAS-Final melalui SPT Masa PPh Final Pengungkapan Harta Bersih, termasuk membayar PPh Final atas harta yang belum diungkap/dilapor

3. Wajib Pajak menyampaikan SPT Masa PPh Final ke Kantor Pelayanan Pajak tempat Wajib Pajak terdaftar atau Tempat Lain yang ditentukan Menteri Keuangan.
Wajib Pajak akan mendapatkan tanda terima SPT Masa.

Peraturan Menteri Keuangan Nomor 165/PMK.03/2017

Bagi Wajib Pajak yang telah mengikuti program amnesti pajak maupun yang tidak, masih diberikan kesempatan untuk mengungkapkan aset yang belum dilaporkan, baik dalam Surat Pernyataan Harta (Bagi Wajib Pajak yang memanfaatkan Amnesti Pajak), maupun aset yang belum dilaporkan pada Surat Pemberitahuan Tahunan (Bagi Wajib Pajak yang tidak memanfaatkan Amnesti Pajak).

Berikut ini beberapa informasi terkait peraturan tersebut:

1. Pas Final (Pengungkapan Aset Sukarela dengan Tarif Final) merupakan program yang memfasilitasi anda untuk dapat mengungkapkan harta yang diperoleh sebelum 1 Januari 2016 yang belum anda laporkan di SPT tahunan 2015 atau pada Surat Pernyataan Harta pada program Amnesti Pajak.

Advertisements

2. Tarif PPh Final:

  • 12,5 % untuk WP dengan sumber penghasilan dari usaha atau pekerjaan bebas dengan peredaran bruto tidak lebih dari 4,8 miliar dan/atau karyawan dengan penghasilan tidak lebih dari 632 juta rupiah;
  • 25% untuk Wajib Pajak Badan;
  • 30% untuk Wajib Pajak Orang Pribadi.

3. Keuntungannya untuk peserta program ini adalah tidak ada pengenaan Sanksi Pasal 18 UU Pengampunan Pajak, yaitu:

  • Sanksi 200% bagi Wajib Pajak yang ikut Amnesti Pajak; atau
  • 2% perbulan bagi Wajib Pajak yang tidak ikut Amnesti Pajak.

4. Program ini tidak berbatas Waktu, namun kesempatan bagi Wajib Pajak untuk mengungkapkan sendiri adalah sebelum DJP menerbitkan Surat Perintah Pemeriksaan (SP2)

Peraturan – peraturan Terkait PAS – Final

Undang-Undang
1. Batang Tubuh Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak Download
2. Penjelasan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak Download

Peraturan Menteri Keuangan
1. Nomor 118/PMK.03/2016 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak  Download
2. Nomor 165/PMK.03/2017 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 118/PMK.03/2016 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pengampunan Pajak  Download

Peraturan Direktur Jenderal Pajak
1. Nomor PER-23/PJ/2017 tentang Tata Cara Penyampaian Surat Pemberitahuan Masa Pajak Penghasilan Final Pengungkapan Harta Bersih Download
2. Siaran Pers Nomor : 40 / 2017 Tanggal : 27 November 2017 Download

Formulir PAS – Final :

  • Formulir SPT Masa PPh Final Pengungkapan Harta Besih sesuai PER-23/PJ/2017 New Download
  • Contoh Daftar Rincian Harta dan Utang Download
  • Petunjuk Pengisian SPT Masa PPh Final Pengungkapan Harta Bersih Download
  • Petunjuk Pengisian Rincian Daftar Harta dan Utang Download
  • Daftar Kode Negara Download

Demikian semoga bermanfaat

sumber : pajak.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *