Beras, Kedelai dan Sagu tidak dikenai PPN apa kriterianya ?

By | 12/09/2017

Beras, Jagung,dan Sagu apakah termasuk jenis barang yang dikenai PPn ( Pajak Pertambahan Nilai ) ? Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 116/PMK.010/2017 Jenis barang yang tidak dikenai Pajak Pertambahan Nilai (PPN) adalah barang tertentu dalam kelompok barang antara lain barang kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan oleh rakyat banyak. Beras, Jagung,dan Sagu termasuk barang kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan oleh rakyat banyak serta merupakan barang yang menyangkut hajat hidup orang banyak dengan skala pemenuhan kebutuhan yang tinggi serta menjadi faktor pendukung kesejahteraan masyarakat sehingga tidak dikenai PPN selain Beras, Jagung,dan Sagu bahan pokok lainnya berupa: Kedelai, Garam konsumsi, Daging, Telur, Susu, Buah-buahan, Sayur-sayuran, Ubi-ubian, Bumbu-bumbuan dan Gula konsumsi.

Berikut kriteria dan rincian barang kebutuhan pokok yang tidak dikenai PPN berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 116/PMK.010/2017

Advertisements

a. Beras dan Gabah ( berkulit, dikuliti, setengah giling atau digiling seluruhnya, disosoh atau dikilapkan maupun tidak, pecah, menir, selain yang cocok untuk disemai )
b. Jagung ( telah dikupas maupun belum, termasuk pipilan, pecah, menir, tidak termasuk bibit )
c. Sagu (empulur sagu (sari sagu), tepung, tepung kasar dan bubuk )
d. Kedelai ( erkulit, utuh dan pecah, selain benih )
e. Garam konsumsi ( beryodium maupun tidak (termasuk garam meja dan garam didenaturasi) untuk konsumsi/kebutuhan pokok masyarakat )
f. Daging (daging segar dari hewan ternak dan unggas dengan atau tanpa tulang yang tanpa diolah, baik yang didinginkan, dibekukan, digarami, dikapur, diasamkan, atau diawetkan dengan cara lain).
g. Telur ( tidak diolah, termasuk telur yang dibersihkan, diasinkan atau diawetkan dengan cara lain, tidak termasuk bibit )
h. Susu ( susu perah baik yang telah melalui proses didinginkan maupun dipanaskan (pasteurisasi), tidak mengandung tambahan gula atau bahan lainnya ).
i. Buah-buahan ( buah-buahan segar yang dipetik, baik yang telah melalui proses dicuci, disortasi, dikupas, dipotong, diiris, digrading, selain yang dikeringkan )
j. Sayur-sayuran ( sayuran segar, yang dipetik, dicuci, ditiriskan, dan/atau disimpan pada suhu rendah atau dibekukan, termasuk sayuran segar yang dicacah ).
k. Ubi-ubian ( ubi segar, baik yang telah melalui proses dicuci, disortasi, dikupas, dipotong, diiris, digrading ).
l. Bumbu-bumbuan ( segar, dikeringkan tetapi tidak dihancurkan atau ditumbuk )
m. Gula konsumsi ( gula kristal putih asal tebu untuk konsumsi tanpa tambahan bahan perasa atau pewarna )

Semoga bermanfaat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *